5/26/11

Impian yang menyita pikiran: TU Delft

Berawal dari sebuah percakapan ringan pelajar kelas XII SMA yang dipenuhi pikiran lanjutan pendidikan. Seorang teman bercerita bahwa dia ingin kuliah di Aussie. Pembicaraan menjadi bertopik Aussie, Aussie, dan Aussie, hingga akhirnya nyasar sampai Belanda.

"Orang Belanda itu kalau sama orang Indonesia open banget, ya gara-gara dulu pernah ngejajah. Pernah saudaraku yang di Belanda cerita, kalau ketemu orang Indonesia di Belanda, masyarakat sana langsung nyamperin, "Kamu orang Indonesia ya? Sini-sini, mampir ke rumahku sini..." Mereka peduli banget sama orang Indonesia."

Ucapan teman saya itu membuat saya tertarik dengan Belanda. Akhirnya terbersit pikiran untuk kuliah di Belanda. Salah satu universitas yang memukau mata saya adalah TU Delft.

TU Delft merupakan salah satu perguruan tinggi ternama di Belanda yang telah melahirkan nama-nama besar seperti Adrian van Hooydonk (desainer BMW), Lowie Vermeesch (desainer Ferrarri, Jaguar, dll), Laurens van den Acker (desainer Mazda), Tjeerd Hoek (perancang Windows Vista dan Apple), dan masih banyak lagi.

Dengan reputasi luar biasa tersebut semakin membuat saya ingin kuliah di TU Delft. Saya pun mencari-cari info beasiswa di Belanda. Tapi sayangnya tak banyak yang menyediakan beasiswa S1 di Belanda untuk Indonesia, lebih didominasi S2 dan S3.

Namun itu tak membuat saya putus harapan. Saya merancang proposal hidup sedemikian rupa, S1 Teknik di Indonesia, dan berusaha meraih S2 dan mungkin S3 di TU Delft. Semoga :)

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...