6/22/12

Ayo cari uang!

Di acara OSM kemarin, saya ikut mengisi stand Onegai, yaitu dengan berjualan aksesoris flanel. Saya dibantu oleh teman sekelas saya, Aini yang imut-imut. Ini penampakan daganganku...

src: kamera Mas Pele

Sangat kewalahan mengurusnya, karena sushinya sangat-sangat laku, padahal ready stocknya hanya beberapa, dan bahan mentahnya tidak sebanyak bahan untuk membuat benda lain. Alhasil harus beberapa kali bilang kepada pembeli untuk menunggu proses reload sushi.

Aini sempat menyeletuk, "Ternyata cari uang tu susah ya...". Dan di akhir acara, dia berkali-kali berterima kasih sambil tersenyum, karena dalam membantu saya dia banyak belajar hal-hal baru, dan menggarisbawahi mencari uang itu tidak gampang. Saya pun membagi beberapa bagian keuntungan saya untuk Aini.

Yah, ada kepuasan tersendiri karena berhasil mengajak salah satu teman saya lebih membuka mata, bahwa hidup tidak sesederhana masa kanak-kanak. Kegalauan cinta-cintaan pun tidak ada apa-apanya dibanding proses pendewasaan dalam menjalani hidup yang sebenar-benarnya.

Saat itu saya tersadar, mencari uang untuk memenuhi kebutuhan sendiri memang penting, tapi memberi kontribusi kepada sesama lebih penting.

Target untuk mendapatkan banyak uang menjadi sedikit bergeser. Keegoisan sedikit demi sedikit menjadi berkurang. Untuk apa semangat mencari banyak uang tapi teman-teman di sekeliling saya nglangut tidak ada kerjaan atau belum tergugah untuk bekerja? Untuk apa bersusah payah meningkatkan kualitas diri tapi tanpa kontribusi terhadap sesama?

Misi saya menjadi bertambah, mengajak teman-teman saya untuk mencari uang dan membuka lapangan kerja dari sekarang.


Entahlah, sejak dulu saya sangat suka mempengaruhi teman-teman saya. Dan sekarang yang menjadi prioritas adalah mengajak dan mempengaruhi teman-teman untuk membuka mata lebih lebar, mulai belajar mencari uang, dan mulai berkontribusi nyata kepada masyarakat.

Masalah didengarkan atau tidak ajakan saya, tergugah atau tidak mereka untuk membuka mata, itu urusan nanti. Yang penting saya harus maksimal berusaha, namun tanpa ada pemaksaan. Hanya mengajak :D

src: kamera Aini (kayaknya)

Kita, mahasiswa, memang *dianggap* keren ketika menenteng gadget-gadget terbaru yang canggih, belanja kesana-kesini, hang out sana-sini. Tapi akan lebih sangat-sangat keren kalau memakai uang hasil jerih payah sendiri, kan? Sebagai pembelajaran dan pengalaman juga, kalau kita mencari uang sejak sekarang, pasti tidak akan kaget ketika kita sudah diwajibkan mencari nafkah. Iya kan? Iya dong :D

5 comments:

  1. katanya onegai buka rumah hantu d jakal ya?

    ReplyDelete
  2. Rumah seram? aku ga tau sih itu acara buatan onegai apa bukan, yg jelas anak2 onegai pd sibuk di sana

    ReplyDelete
  3. dasar mata duitan hahahahaha *padahal sendirinya juga mata duitan* ewkkwkwkwkw

    ReplyDelete
    Replies
    1. kamu lebih mata duitan... otakmu juga otak duitan -__-

      Delete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...